4 Bukti Menarik mengenai Design Rumah Jawa Limasan

 

 

Dimulai dari style minimalis s/d style eropa classic, ada banyak tipe style design rumah yang dapat anda buat jadi ide saat membuat tempat tinggal dambaan. Saat ini, rupanya rumah tradisi tradisionil kembali populer dan mulai jadi sumber ide untuk design rumah. Diantaranya daalah design rumah jawa limasan yang sekarang banyak diaplikasikan pada banyak tempat tinggal kekinian.

 

Karenanya kesempatan ini kami akan mengulas mengenai bukti menarik dari design rumah jawa limasan. Kami berharap artikel ini bisa menolong anda mendapati ide untuk design tempat tinggal yang anda mimpikan.

 

Khusus ditempati orang dengan status sosial tinggi

 

Pada jaman dulu, rumah limasan tipe jasa desain rumah yang ditujukan khusus untuk orang dengan status sosial tinggi atau bangsawan. Beberapa orang yang mempunyai status sosial tinggi diantaranya ialah mereka yang menggenggam status penting dalam warga, seperti keluarga kerajaan atau Priyayi.

 

Atap berupa limas

 

Sesuai Namanya, rumah limasan mempunyai atap berupa limas. Atap yang dikenal juga sebagai atap perisai sebagai mempunyai wujud serupa seperti atap pelana yang terdiri dari dua sektor segitiga dan dua sektor trapesium.

 

Wujud Atap Limas (sumber: penyediaan.situs.id) Seperti gambar di atas, antar trapesium pada atap limas akan berjumpa pada satu garis lempeng. Sedang dua sektor yang berupa segitiga dibikin dengan pojok kemiringan yang serupa hingga tidak dibutuhkan pengerjaan dinding penutup yang tinggi sama dalam atap pelana. Pojok yang dipakai dalam atap limas hampir serupa dengan atap pelana, yakni 30-40 derajat

 

Atap berupa limas sekarang mulai diadaptasi di dalam rumah kekinian karena mempunyai keuntungan tertentu seperti tahan atas hempasan angin dan cuaca panas yang ekstrim dan mempunyai risiko bocor yang kecil hingga pas untuk rumah di wilayah tropis.

 

Terdiri dari tiga tempat khusus

 

Design rumah jawa limasan terdiri dari tiga sisi khusus yakni ialah pendapa, peringgitan, dan omah. Saat masuk rumah limasan, sisi yang paling mencolok ialah pendapa. Pendapa umumnya banyak diketemukan pada rumah keluarga kaya atau keluarga dengan status sosial tinggi. Pendapa sendiri sebagai paviliun yang dipakai untuk terima tamu, tatap muka sosial, dan aktivitas peribadahan. Pendapa merupajan tempat semi-publik dan berada terdekat dengan pintu khusus. Ada di belakang sisi pendapa ada peringgitan. Sisi peringgitan memiliki sifat semi khalayak dan dulu umumnya dipakai untuk atraksi wayang. Selanjutnya sisi paling akhir ialah Omah. Omah ialah sisi individu yang ditujukan khusus untuk keluarga dan memiliki sifat keramat.

 

Berdasar formasi ruang pada rumah limasan, dapat nampak jika makin dalam status sebuah ruang, karena itu makin individu dan keramat tempat itu.

 

Pemakaian Kayu dan Bambu

 

Sama dengan rumah tradisionil Bali, rumah Jawa umumnya dibuat pada suatu kompleks berdinding. Bahan untuk dinding perlindungan kompleks rumah dibikin dari batu untuk rumah orang kaya, atau dibuat dari bambu dan kayu. Salah satunya tipe kayu yang populer dipakai untuk rumah limasan ialah kayu jati. Kayu jati ialah bahan yang pas untuk rumah karena makin tua umurnya, makin baik kualitas kayunya. Kecuali dari kemampuannya, keunggulan dari kayu jati ialah karakternya yang anti rayap.

 

Begitu ialah ulasan mengenai bukti menarik dari rumah jawa limasan, tidak boleh sangsi untuk mengontak layanan design rumah terbaik dan menambah elemen rumah jawa limasan pada tempat tinggal mimpi anda.